Tunas Daya Vetama

demodex pada anjing

5 FAKTA DEMODEKOSIS YANG PERLU DIKETAHUI

Demodekosis merupakan gangguan kulit akibat parasit kulit yang sering ditemukan pada ajing daripada kucing. Gangguan demodekosis menyebabkan gejala-gejala seperti gangguan akibat parasit kulit pada umumnya yaitu gatal-gatal, sering menggaruk, iritasi di kulit, kulit kemerahan dan kebotakan rambut. Luka yang diakibatkan demodekosis dapat ditemukan di daerah-daerah tertentu (bersifat lokal) atau menyeluruh (bersifat general)

  1. Disebabkan serangan tungau

Demodekosis merupakan penyakit parasit kulit yang disebabkan parasit jenis tungau. Tungau penyebab Demodekosis bernama mirip dengan penyakitnya yaitu tungau Demodex sp., tungau ini berbentuk seperti cerutu dan hanya dapat dilihat melalui mikroskop. Demodex hidup di folikel rambut dan kelenjar keringat.

Tungau Demodex pada anjing

  1. Tungau penyebab demodex juga dapat ditemukan di hewan sehat

Demodex dalam keadaan normal ada di kulit hewan peliharaan. Namun jumlah Demodex pada hewan sehat relatif rendah dan tidak bersifat mengganggu. Populasi Demodex yang rendah terjaga karena sistem imun yang baik.

  1. Terjadi karena penurunan imun

Kulit merupakan organ pelindung terluar tubuh. Penurunan imun menyebabkan perlindungan kulit menurun sehingga menyebabkan perkembangan Demodex meningkat. Penurunan imun dapat terjadi karena genetik, stress (misalnya tinggal di tempat kepadatan tinggi, pengaruh setelah operasi), maupun pengaruh obat-obatan.

  1. Penularan dapat terjadi dari induk ke anak

Induk yang terserang demodekosis dapat menularkan Demodex ke anak melalui kontak langsung, misalnya pada saat menyusui. Anak anjing demodekosis dapat sembuh dengan sendirinya jika mempunyai kekebalan tubuh yang baik.

Siklus penularan Demodekosis dari induk ke anak

  1. Dapat menular ke manusia

Demodex juga secara normal terdapat di kulit manusia, namun jenis Demodex di hewan dan manusia berbeda. Penularan demodekosis ke pemilik hewan terjadi karena pemilik hewan tidak mencuci tangan setelah memegang hewan demodekosis. Namun, pemilik hewan tertular demodekosis dapat sembuh tanpa pengobatan karena perbedaan kondisi kulit dan kekebalan tubuh yang baik.

Pengobatan dan pencegahan

Anjing dengan gejala demodekosis sebaiknya segera diperiksa ke dokter hewan agar diberikan pengobatan dan perawatan yang sesuai. Demodekosis dapat diobati dengan obat yang mengandung ivermectin, salah satu solusinya yaitu ADEX. Namun ivermectin tidak dapat digunakan pada anjing berumur kurang dari 6 minggu. Ivermectin juga bersifat racun bagi ras Collie, Shetland Sheepdog, dan Old English Sheepdog. Selain itu, pengobatan demodekosis memandikan anjing dengan benzoyl peroksida dan amitraz. Pengobatan demodekosis membutuhkan waktu selama 3-8 minggu hingga jumlah Demodex rendah.

Pencegahan penularan demodekosis dapat dilakukan dengan memisahkan antara hewan yang sakit dan yang sehat. selain itu juga perlu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Dermatophytosis
Berita

Ancaman Dermatophytosis Mengintai Hewan Kesayangan di Musim Pancaroba!

Bogor, 24 April 2024 – Musim pancaroba dengan curah hujan tinggi dan tingkat kelembapan yang meningkat membawa kekhawatiran bagi para pecinta hewan. Pasalnya, kondisi ini merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan jamur penyebab dermatophytosis, atau yang lebih dikenal sebagai infeksi kurap, pada hewan kesayangan, termasuk hewan eksotis. Dermatophytosis merupakan penyakit kulit yang menular dan disebabkan

kutu telinga
Kesehatan

5 Tanda Kucing Anda Punya Kutu Telinga (Wajib Tahu Pemilik Kucing!)

Pendahuluan Kutu telinga (ear mites) adalah parasit kecil yang dapat hidup di telinga kucing. Kutu ini dapat menyebabkan gatal, iritasi, dan bahkan infeksi pada telinga kucing. Sebagai pemilik kucing, penting untuk mengetahui tanda-tanda ear mites pada kucing dan cara mengatasinya. 5 Tanda Kucing Anda Punya Kutu Telinga Tanda 1: Telinga Gatal dan Bau Tanda utama