Tunas Daya Vetama

Dermatophytosis

Ancaman Dermatophytosis Mengintai Hewan Kesayangan di Musim Pancaroba!

Bogor, 24 April 2024 – Musim pancaroba dengan curah hujan tinggi dan tingkat kelembapan yang meningkat membawa kekhawatiran bagi para pecinta hewan. Pasalnya, kondisi ini merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan jamur penyebab dermatophytosis, atau yang lebih dikenal sebagai infeksi kurap, pada hewan kesayangan, termasuk hewan eksotis.

Dermatophytosis merupakan penyakit kulit yang menular dan disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur ini dapat menginfeksi berbagai jenis hewan, seperti anjing, kucing, kelinci, hamster, dan bahkan hewan eksotis seperti ular, kadal, dan burung. Gejala umum dermatophytosis meliputi kerontokan bulu, kemerahan, gatal-gatal, dan penebalan kulit.

“Di musim pancaroba, jamur dermatofita lebih mudah berkembang karena lingkungan yang lembab dan hangat,” jelas Drh. Puspita, Brand Manager Ketovar. “Hewan yang lebih berisiko terkena dermatophytosis adalah hewan yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti hewan muda, hewan tua, dan hewan yang stres.”

Baca Juga :

Mengupas Perbedaan Infeksi Scabies dan Jamur pada Kucing

Parasit Internal Pada Hewan Peliharaan

Menangkal Ancaman Dermatophytosis dengan Pengetahuan dan Penanganan Tepat

Kabar baiknya, dermatophytosis dapat diobati dengan tepat dan efektif. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penyakit ini, TDV Academy 13.0, didukung oleh “Ketovar”, akan menyelenggarakan webinar dengan tema “Dermatophytosis On Pet And Exotic Animal: Diagnosis And Efficacy Therapy“.

Webinar ini akan menghadirkan Drh. Desy Andriani sebagai narasumber utama. Beliau akan membahas secara mendalam mengenai dermatophytosis, mulai dari diagnosis, pengobatan, hingga pencegahan. Webinar ini akan bermanfaat bagi para pemilik hewan peliharaan, groomer, dokter hewan, dan pecinta hewan eksotis.

Webinar TDV Academy 13.0: Peluang Memperoleh Pengetahuan dan Hadiah Menarik

Webinar TDV Academy 13.0 akan diadakan pada hari Jumat, 26 April 2024, pukul 19.00 – 21.10 WIB melalui Zoom Meeting. Pendaftaran GRATIS dan dapat dilakukan melalui link berikut:

Selain mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat, peserta webinar juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik, seperti:

  • Voucher belanja total Rp. 1.000.000,-
  • Voucher diskon 15%
  • Merchandise eksklusif
  • Produk Ketovar
  • Special Invitation goes to international event IICCE

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk melindungi hewan kesayangan Anda dari ancaman dermatophytosis! Daftarkan diri Anda sekarang di TDV Academy 13.0

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

cara mengatasi kucing kutuan
Kesehatan

7 Langkah Ampuh Mengatasi Kucing Kutuan: Bebaskan Anabul dari Rasa Gatal dan Resah

  Kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan selalu membawa keceriaan bagi para pemiliknya. Namun, kebahagiaan ini bisa terganggu ketika si anabul terserang kutu. Kutu pada kucing tidak hanya membuat mereka merasa gatal dan tidak nyaman, tetapi juga dapat membawa penyakit dan mengganggu kesehatan mereka. Jika Anda menemukan kucing kesayangan Anda terserang kutu, jangan panik!

Cara Mengobati Kucing Scabies
Kesehatan

5 Cara Mengobati Kucing Scabies yang Ampuh dan Terbukti: Panduan Lengkap untuk Pemilik Hewan

Scabies pada kucing adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau mikroskopis bernama Sarcoptes scabiei. Tungau ini menggali terowongan di bawah kulit kucing, menyebabkan rasa gatal yang parah, kemerahan, dan peradangan. Scabies pada kucing sangat menular dan dapat dengan mudah ditularkan ke manusia dan hewan lain melalui kontak langsung. 5 Cara Mengobati Kucing Scabies Berikut adalah