tunasdayavetama.com
WASPADA VIRUS MENYERANG HEWAN KESAYANGAN

WASPADA VIRUS MENYERANG HEWAN KESAYANGAN

Penyakit akibat virus umumnya mudah menyebar dan sulit untuk diobati. Virus mudah sekali menyebar karena hewan terserang virus dapat mengeluarkan virus baik melalui air liur, muntahan, feses, maupun peralatan yang terkontaminasi. Virus juga dapat bertahan lama di lingkungan. Keterlambatan diagnosa penyakit berakibat fatal bagi hewan, misalnya menyebabkan kematian. Berikut beberapa penyakit virus yang perlu diwaspadai pada hewan kesayangan

Canine Parvovirus (CPV)

Penyakit akibat Canine Parvovirus sering disebut dengan singkatan “Parvo”. Parvovirus sering terjadi pada anak anjing kurang dari 4 minggu, semakin tua umur anjing maka peluang terserang parvovirus semakin menurun. Ciri-ciri hewan terserang parvo yaitu diare berdarah, muntah, lesu, kehilangan nafsu makan. Virus ini dapat menular pada hewan lain melalui kontaminasi feses dan muntahan. Vaksinasi pencegahan parvo dapat dilakukan pada anjing berumur 8-20 minggu, diikuti booster.

Canine Distemper Virus (CDV)

Distemper umum menyerang anak anjing berusia 12-16 minggu atau kurang dari umur tersebut. Penularan virus ini melalui udara. Virus ini menyerang saluran pernapasan, saluran pencernaan dan sistem saraf, sehingga gejala klinis yang muncul tergantung organ-organ terserang. Umumnya gejala-gejala distemper seperti muntah, demam, diare berdarah, gangguan pernafasan dan gangguan saraf. Penyebaran virus ini melalui udara, hewan terinfeksi dapat menularkan virus melalui peralatan makan. Vaksinasi pencegahan distemper dapat dilakukan pada anjing berumur 8-10 minggu, diikuti booster.

Feline Panleukopenia Virus (FPV)

Feline Panleukopenia virus merupakan penyebab distemper pada kucing, orang-orang lebih umum menyebut penyakit ini dengan sebutan “Panleu”. Gejala-gejala yang ditunjukkan kucing FPV yaitu demam tinggi (>40C), kurus, lesu, muntah, dan diare berdarah. Penularan ke hewan lain dapat melalui muntah, urin, feses dan air liur hewan terinfeksi FPV. Vaksinasi pencegahan virus panleukopenia dapat dilakukan pada kucing berumur 6-8 minggu, diikuti booster.

Feline Infectious Peritonitis (FIP)

Feline infectious peritonitis (FIP) merupakan penyakit disebabkan infeksi FCoV yang telah bermutasi menjadi FIPV. FIP menyerang kucing berumur 3 bulan sampai 3 tahun. Gejala klinis FIP yaitu demam, penurunan bobot badan, lemas, adanya pembesaran abdomen, gangguan pernafasan, dan gangguan pencernaan. Vaksinasi pencegahan FIP dapat dilakukan pada kucing berumur 6-8 minggu, diikuti booster.

Diagnosa penyakit virus

            Percayakan pemeriksaan penyakit akibat virus pada dokter hewan. Kemiripan antara gejala-gejala penyakit virus terkadang menyulitkan diagnosa. Selain memperhatikan gejala-gejala yang muncul, dokter hewan juga menggunakan Rapid Testkit untuk meyakinkan virus penyebab penyakit.

Pencegahan penyakit virus

            Langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan, pencegahan juga penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Vaksinasi termasuk pencegahan, konsultasikan dengan dokter hewan mengenai kondisi hewan kesayangan untuk program vaksinasi. Pencegahan penyebaran virus dapat dilakukan melalui desinfeksi kandang.

APAKAH KUCING BOLEH MINUM SUSU ?

APAKAH KUCING BOLEH MINUM SUSU ?

Beberapa masalah yang sering ditemui di sekitar yaitu induk kucing tidak mau menyusui anak kucing atau anak kucing dibuang tanpa induk, maupun masalah-masalah lain yang menyebabkan anak kucing terlantar. Pemberian susu kemasan manusia untuk anak kucing juga bukan pilihan yang tepat. Susu pengganti atau milk replacer sangat dibutuhkan dalam kegiatan rescue dan berperan penting untuk anak kucing.

Pemberian susu yang tidak cocok untuk kucing dapat menyebabkan diare. Susu yang seharusnya menyehatkan tubuh malah menyebabkan gangguan bagi pencernaan. Jika terjadi diare, nutrisi pada susu akan terbuang karena tidak dapat diserap tubuh. Penting bagi pemilik hewan untuk mengetahui susu yang baik untuk kucing.

  • Susu merupakan sumber pakan yang lengkap dan mudah dicerna untuk anak kucing

Susu mempunyai kandungan nutrisi lengkap seperti protein, kalsium, zat besi, berbagai vitamin, dan nutrisi-nutrisi lain yang mudah diserap tubuh. Susu berperan penting untuk anak kucing sebelum masa penyapihan (masa pengenalan pakan selain susu). Anak kucing hanya dapat minum susu dari induk karena saluran pencernaan anak kucing masih belum berkembang untuk mencerna makanan kompleks seperti daging.

  • Susu kemasan untuk manusia tidak boleh diberikan pada kucing

Kucing suka ketika diberikan susu, namun susu yang disukai kucing belum tentu baik untuk tubuh kucing.  Jenis gula susu laktosa pada susu sapi lebih tinggi dibandingkan pada susu kucing. Kadar laktosa yang terlalu tinggi dapat menyebabkan diare pada kucing.

  • Semakin kucing bertambah umur, semakin berkurang kemampuan untuk mencerna susu

Sebelum dicerna tubuh, laktosa harus dipecah menjadi gula sederhana. Pemecahan laktosa dilakukan dengan bantuan enzim laktase. Produksi enzim laktase pada kucing menurun setelah masa penyapihan, bahkan beberapa kucing dewasa tidak memiliki enzim laktase. Tidak adanya enzim laktase membatasi kemampuan kucing untuk mencerna susu sering disebut laktosa intoleran.

  • Susu khusus kucing memiliki kadar laktosa lebih rendah atau bahkan bebas laktosa

Susu khusus kucing berasal dari susu sapi atau kambing yang telah diproses sehingga mempunyai kandungan rendah laktosa atau bebas laktosa. Kandungan laktosa yang rendah menurunkan peluang diare pada kucing.

  • Diare terjadi pada kucing yang tidak cocok dengan susu

Diare terjadi sebagai reaksi akibat kucing tidak dapat mencerna susu. Gejala diare juga terjadi pada kucing yang mengalami laktosa intoleran. Ketika gejala ini muncul setelah pemberian susu, pemilik hewan harus menghentikan pemberian susu tersebut.

Susu MilkyVar merupakan rekomendasi susu kucing, nutrisi-nutrisi yang dikandung tidak menyebabkan gangguan pencernaan dan aman bagi kucing. Kesehatan kucing terjaga dalam kenikmatan susu.

TIPS MEMANDIKAN KUCING

TIPS MEMANDIKAN KUCING

Apakah kucing perlu mandi?

            Secara alami, kucing tidak terlalu membutuhkan mandi. Kucing merupakan hewan yang senang menjaga kebersihan diri.  Kucing yang sehat disela-sela waktu istirahatnya selalu melakukan self-grooming. Hal tersebut dilakukan agar rambut kucing selalu bersih. Kebutuhan kucing terhadap mandi berbeda-beda antara satu kucing dengan kucing lainnya, tergantung keadaan rambut kucing. Namun jika diperlukan, kucing dapat dimandikan 1x/2 minggu atau 1x/bulan. Terlalu sering memandikan kucing dikhawatirkan menjadikan kulit lebih kering.

Kenapa harus memandikan kucing?

  • Kucing yang sering bermain di luar rumah lebih membutuhkan mandi dibanding kucing yang sering di dalam rumah.
  • Agar rambut kucing bersih dari debu atau bahan bahan lain yang tidak sengaja menempel di rambut.
  • Rambut hewan yang bersih dapat mengurangi alergi pada pemilik hewan.
  • Mencegah dan mengobati serangan parasit kulit.

Bagaimana cara memandikan kucing?

  1. Siapkan sampo khusus kucing

Kulit hewan dan manusia terdapat perbedaan pH. Komponen penyusun sampo hewan disesuaikan dengan kondisi kulit hewan, maka dari itu tidak dianjurkan memandikan hewan dengan produk sampo manusia. Penggunaan sampo manusia pada hewan dapat mengiritasi kulit hewan karena hewan mempunyai lapisan kulit lebih tipis dibandingkan pada manusia. Gunakan Fresh Clean shampoo khusus hewan peliharaan anda, tersedia berbagai varian aroma yang harum menyegarkan.

  1. Siapkan air hangat pada kamar mandi, basahi badan kucing dengan air hangat

Kucing lebih nyaman saat dimandikan dengan air hangat dibandingkan air dingin karena perbedaan suhu kulit dan air tidak terlalu besar.

  1. Tuangkan sampo pada kucing

Sampo dituangkan sedikit demi sedikit  dari leher sampai ekor, dan bagian perut. Hindari bagian mata dan telinga. Sampo diusap sambil dipijat perlahan.

  1. Selalu berhati-hati terhadap gigitan kucing

Menggigit merupakan reaksi kucing yang takut dimandikan. Maka dari itu selalu waspada saat memandikan kucing. Jika terkena gigitan, bersihkan luka gigitan dengan antiseptik

  1. Bilas badan kucing

Bilas badan kucing sampo dan busa menggunakan air hangat sampai bersih.

  1. Keringkan rambut kucing

Rambut basah kucing dikeringkan dengan handuk sambil diusap perlahan. Gunakan hairdryer agar rambut kucing cepat kering. Pastikan rambut kucing kering sempurna untuk menghindari masalah pada kulit kucing, misalnya jamur.

 

PENGENALAN SCABIES DAN BAHAYANYA

PENGENALAN SCABIES DAN BAHAYANYA

Apa itu scabies?

Scabies merupakan penyakit kulit menular akibat tungau penyebab scabies.

Apa yang menyebabkan scabies?

            Scabies disebabkan oleh tungau Notoedres cati pada kucing, sedangkan pada anjing disebabkan tungau Sarcoptes scabiei var. canis, tetapi S. scabiei juga dapat menyerang kucing. Tungau-tungau scabies tidak kasat mata dan hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop.

Apa saja gejala scabies?

            Gejala-gejala scabies pada hewan peliharaan meliputi sensasi gatal yang luar biasa, sering menggaruk, kulit kemerahan, rambut rontok, adanya kerak pada kulit. Luka scabies menyerang daerah telinga, kepala, wajah, dan leher tetapi luka juga dapat tersebar ke bagian tubuh lainnya. Luka scabies dapat meluas atau bahkan menjadi target infeksi bakteri jika scabies tidak dirawat dengan baik.

Hewan seperti apa yang beresiko terserang scabies?

            Hewan peliharaan dengan kepadatan tinggi dan sanitasi rendah misalnya pada penampungan (shelter).

Kenapa hewan scabies merasa gatal?

            Tungau scabies pada hewan hidup dengan membuat terowongan dan bertelur di lapisan atas kulit. Rasa gatal timbul sebagai reaksi dari aktivitas tungau tersebut.

Bagaimana penularan scabies pada hewan kesayangan?

Scabies dapat menular dari satu hewan ke hewan lain melalui sentuhan.

Emang apa sih bahaya scabies?

            Scabies berbahaya karena tidak hanya menular pada hewan, tetapi juga dapat menular pada manusia (zoonosis). Manusia yang tertular scabies akan menunjukkan gejala-gejala seperti scabies pada hewan. Pemilik hewan juga dapat tertular karena tidak mencuci tangan setelah memegang hewan scabies, pemilik bisa juga tertular karena berbagi tempat tidur dengan hewan.

Bagaimana cara mengetahui hewan positif scabies atau tidak?

            Pemeriksaan scabies dilakukan oleh dokter hewan dengan melakukan kerokan kulit. Hasil positif jika ditemukan tungau pada kerokan kulit.

Pengobatannya bagaimana dan berapa lama?

Pengobatan dilakukan dengan menggunakan obat obatan mengandung anti scabies seperti ivermectin, selamectin, dan moxidectin. Selain obat-obatan scabies juga diperlukan obat-obatan antiperadangan, antibiotik, dan vitamin untuk mempercepat persembuhan luka pada kulit. Pengobatan dilakukan sampai hasil kerokan kulit negatif scabies. Lama pengobatan tergantung keparahan scabies, lama pengobatan bisa sampai 1-2 bulan di bawah pengawasan dokter hewan.

Bagaimana pencegahan penularan scabies?

Pencegahan penularan scabies dapat dilakukan dengan memperhatikan kepadatan hewan dan kebersihan kandang. Pemisahan hewan sehat dan sakit juga dapat menghindari penularan scabies. Pemilik hewan harus menjaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan dengan baik agar tidak tertular scabies dari hewan.

 

SEBERAPA TAHU KAMU TENTANG PROBIOTIK UNTUK HEWAN KESAYANGAN??

SEBERAPA TAHU KAMU TENTANG PROBIOTIK UNTUK HEWAN KESAYANGAN??

Saluran pencernaan merupakan tempat hidup bagi mikroflora (bakteri normal usus), mikroflora berfungsi membantu proses pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan. Diare merupakan gejala umum yang muncul akibat gangguan saluran pencernaan. Gangguan pencernaan terjadi karena adanya ketidakseimbangan bakteri normal usus dan peningkatan bakteri berbahaya sehingga fungsi pencernaan terganggu.

Probiotik menawarkan manfaat bagi hewan kesayangan, berikut informasi selengkapnya mengenai probiotik

  1. Apa itu probiotik?

Probiotik adalah mikroorganisme hidup jika diberikan jumlah yang cukup mempunyai manfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Probiotik dapat berupa bakteri, kapang atau khamir. Contoh probiotik yaitu yogurt.

  1. Apakah probiotik dapat berisi lebih dari satu jenis mikroorganisme?

Bisa. Probiotik dapat berisi 1 jenis bakteri saja, atau berisi lebih dari 1 jenis bakteri, bahkan ada probiotik yang berisi bukan dari jenis bakteri saja.

Misalnya probiotik dapat berisi bakteri Lactobacillus sp. saja, ada probiotik berisi bakteri Lactobacillus sp. dan bakteri lain, atau probiotik berisi bakteri Lactobacillus sp. dan khamir. Banyak mikroorganisme yang digunakan tergantung jenis produk probiotik.

  1. Bakteri probiotik berasal dari mana?

Bakteri probiotik dapat berasal dari mikroflora normal saluran pencernaan maupun tidak, namun bakteri probiotik harus mempunyai kemampuan untuk bertahan dari enzim pencernaan sehingga dapat memberi manfaat untuk mikroflora pencernaan.

  1. Bagaimana kerja probiotik?

Probiotik berperan dalam menyeimbangkan bakteri normal usus dan meningkatkan bakteri menguntungkan jika terdapat gangguan di saluran pencernaan.

  1. Apakah probiotik dapat dikonsumsi saat hewan diare?

Konsumsi probiotik saat diare dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya saat diare sehingga bakteri normal usus seimbang kembali, konsumsi probiotik dapat memperbaiki konsistensi feses.

  1. Apa pentingnya minum probiotik pada hewan kesayangan?

Konsumsi probiotik dapat mencegah gangguan saluran pencernaan sebagai langkah pencegahan penyakit. Probiotik juga meningkatkan kekebalan imun melalui peningkatan kekebalan saluran pencernaan.

Jika hewan kesayanganmu  ingin merasakan manfaat penuh dari probiotik, atur pakan hewan peliharaanmu dan tambahkan probiotik kedalamnya. Kamu dapat menambahkah Probiovar sebagai list probiotik untuk hewan kesayangan.

KENAPA OMEGA 3 DAN OMEGA 6 PENTING UNTUK HEWAN?

KENAPA OMEGA 3 DAN OMEGA 6 PENTING UNTUK HEWAN?

Omega 3 dan omega 6 termasuk asam lemak esensial golongan asam lemak tak jenuh majemuk. Asam  lemak esensial ini merupakan komponen pembentuk sel untuk menjaga struktur dan fung si normal sel. Kecukupan kandungan omega 3 dan omega 6 sangat penting, khususnya pada hewan kesayangan. Asam lemak esensial mempunyai banyak manfaat dan sayang sekali jika dilewatkan, berikut ulasan mengenai omega 3 dan omega 6.

  • Kenapa omega 3 dan omega 6 penting untuk hewan kesayangan?

Anjing dan kucing tidak mampu menghasilkan asam lemak esensial dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, sehingga diperlukan asupan dari luar agar kebutuhan tubuh terpenuhi.

  • Apa sumber makanan yang mengandung omega 3?

Minyak ikan, ikan laut (salmon, makarel, trout).

  • Apa manfaat omega 3?
  • Menjaga kesehatan kulit dan rambut
  • Kesehatan mata dan perkembangan saraf
  • Menjaga kesehatan organ jantung, ginjal dan sendi
  • Apa sumber makanan yang mengandung omega 6?

Minyak nabati (minyak jagung, minyak kedelai), produk daging

  • Apa manfaat omega 6?
  • Menjaga kesehatan kulit dan rambut
  • Menjaga reproduksi
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Bagaimana cara mengetahui pakan hewan peliharaan telah mengandung omega 3 dan omega 6?

Kandungan sumber omega 3 (EPA dan DHA) dan omega 6 dapat dilihat di komposisi bahan pakan dan konsultasikan kecukupan asam lemak esensial dengan dokter hewan. Jika kebutuhan asam lemak esensial kurang, penambahan suplemen seperti minyak ikan bisa dilakukan. Minyak ikan Fish O plus mengandung omega 3 dan omega 6, dapatkan manfaatnya dalam balutan softgel utuh.

 

 

WASPADA LEPTOSPIROSIS SAAT BANJIR

WASPADA LEPTOSPIROSIS SAAT BANJIR

Banjir masih sering ditemui di beberapa tempat ketika musim hujan, entah karena daerah resapan air yang kurang maupun permukaan tanah yang rendah. Luapan sungai dan selokan menyatu dengan air hujan saat banjir. Genangan banjir dapat bertahan berhari-hari maupun berminggu-minggu. Masalah lain yang ditimbulkan banjir yaitu rendahnya tingkat kebersihan lingkungan dan kurangnya air bersih, sehingga tak heran saat banjir terjadi peningkatan penyakit terkait kebersihan salah satunya Leptospirosis.

Apa itu Leptospirosis?

Leptospirosis merupakan penyakit yang diakibatkan bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat dibawa dan disebarkan oleh tikus. Tikus menyebarkan Leptospira melalui urin dan darah.

Bagaimana Leptospirosis dapat menyebar?

Tingkat kejadian leptospirosis meningkat saat banjir.

Leptospira dapat menyebar karena beberapa hal diantaranya

  • Memakan makan atau minuman bekas dimakan tikus atau tercemar urin tikus
  • Adanya luka terbuka yang menyebabkan bakteri masuk ke tubuh
  • Minum air dari sumber air tercemar seperti sungai dan air banjir

Apa akibat yang ditimbulkan Leptospirosis?

Gejala yang muncul akibat Leptospira seperti sakit kepala, nyeri otot, demam, menggigil, ruam di kulit, batuk, muntah, diare, mata kekuningan, dan kulit kekuningan. Leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, peradangan selaput otak (meningitis), kerusakan hati, gangguan pernafasan, serta kematian.

Bagaimana pencegahan agar tidak tertular Leptospirosis?

  • Tidak sembarangan meminum air, rebus air sebelum diminum
  • Tutup makanan dan minuman pada wadah tertentu untuk menghindari cemaran tikus
  • Gunakan perlengkapan pelindung seperti sepatu boots, sarung tangan karet,
  • Tutup luka menggunakan plester atau perban kedap air

Sumber:

https://www.cdc.gov/leptospirosis/index.html

HERBAL UNTUK HEWAN KESAYANGAN

HERBAL UNTUK HEWAN KESAYANGAN

          Tanaman herbal telah digunakan sejak jaman nenek moyang bangsa Indonesia karena dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Dahulu pengetahuan nenek moyang terhadap herbal diperoleh dari pengalaman empiris, misalnya sakit perut hilang setelah minum jahe, bahkan mereka tidak tau kandungan yang menyebabkan sakit perut itu hilang. Pengetahuan tersebut kemudian diberikan secara turun-menurun kepada anak cucunya dan masih terjaga sampai saat ini. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, banyak penelitian herbal dan mengungkap manfaat pada herbal tersebut. Sedikit demi sedikit kepercayaan terhadap manfaat herbal terbukti melalui penelitian yang ada.

Penggunaan obat herbal meningkat seiring pertambahan tahun. Hal ini disebabkan peningkatan gaya hidup sehat berkonsep “kembali ke alam” (back to nature). Tidak mau kalah dengan perkembangan herbal di manusia, perkembangan obat herbal juga merambah dunia hewan khususnya hewan kesayangan. Sebelum herbal menyentuh hewan kesayangan, herbal telah lebih dulu digunakan pada hewan ternak. Obat hewan dengan kandungan herbal termasuk kedalam golongan obat alami. Obat herbal dapat menjadi alternatif bagi sediaan obat kimia yang tidak dapat digunakan pada hewan, misalnya bahaya paracetamol pada kucing dapat diganti dengan kandungan antipiretik dan analgesik dari herbal. Potensi bahan aktif pada herbal sangat luas untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit.

Fungsi herbal bermacam-macam tergantung bahan aktif yang dikandungnya. Herbal dapat berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamatory, antimikroba, analgesik, dan antipiretik. Fungsi antioksidan yaitu kemampuan herbal dalam menangkal radikal bebas, radikal bebas dapat berasal dari dalam tubuh (sisa metabolisme) maupun luar tubuh (polusi, pakan). Fungsi antiinflamatory yaitu kemampuan herbal untuk mengatasi reaksi peradangan. Fungsi antimikroba terdiri dari beberapa macam seperti anti bakteri, anti jamur, atau anti protozoa. Fungsi analgesik dan antipiretik yaitu kemampuan herbal mengurangi nyeri dan menurunkan demam.

Beragam khasiat herbal dapat menunjang kesehatan tubuh dan pencegahan penyakit jika herbal digunakan sebagai tambahan dalam pakan. Salah satu produk herbal untuk hewan kesayangan yaitu Herbafit. Herbal tetap mempunyai efek toksikologi dibalik manfaat zat aktif yang dimiliki seperti pada obat-obatan pada umumnya. Jangan asal memilih herbal untuk hewan kesayangan, karena belum tentu herbal di manusia bisa digunakan pada hewan kesayangan, bahkan jika bisa digunakan belum tentu dosis yang terkandung memberi khasiat. Tetap konsultasikan penggunaan herbal dengan dokter hewan agar kesehatan hewan terjaga.

PARASIT INTERNAL PADA HEWAN PELIHARAAN

PARASIT INTERNAL PADA HEWAN PELIHARAAN

Parasit internal atau parasit yang menyerang bagian dalam tubuh hewan disebut endoparasit. Seperti halnya pada ektoparasit, adanya endoparasit merugikan kesehatan hewan peliharaan.

 

Siapa saja yang termasuk ke dalam endoparasit?

            Parasit merupakan organisme yang menumpang hidup pada organisme lain, endoparasit termasuk golongan parasit yang hidup di dalam tubuh hewan. Parasit yang termasuk endoparasit yaitu cacing dan protozoa. Beberapa jenis cacing yang dapat menyerang hewan kesayangan yaitu cacing pipih, cacing gilig, dan cacing tambang. Contoh cacing yang dapat menyerang kucing misalnya Toxocara sp., Dipylidium caninum, dan Trichuris vulpis. Jenis protozoa yang dapat menyerang kucing contohnya Toxoplasma sp., Anaplasma sp., Ehrlichia sp., dan Giardia sp. Protozoa Anaplasma sp. dan Ehrlichia sp. sering disebut sebagai parasit darah.

           

Apa gejala hewan peliharaan terserang endoparasit?

Endoparasit hidup di tubuh hewan dengan menyerap nutrisi hewan. Gejala hewan yang terserang endoparasit cacing biasanya diare, nafsu makan baik tetapi kurus, rambut kusam dan perut besar. Gejala penyakit semakin parah jika penyakit akibat endoparasit berlangsung lama atau kronis, karena endoparasit dapat menyerang organ-organ lain seperti paru-paru, jantung, dan ginjal di dalam tubuh hewan. Hewan dengan parasit darah akan menunjukkan gejala anemia, lesu, hingga kematian.

Kenapa hewan peliharaan bisa terserang endoparasit?

Endoparasit dapat menular dari satu hewan ke hewan lain. Hewan peliharaan dapat terserang endoparasit cacing karena tidak sengaja memakan telur cacing infektif yang ada di lingkungan tempat hewan bermain, lingkungan yang tercemar dapat berasal dari hewan yang kecacingan. Hewan terserang Toxoplasma karena memakan kista Toxoplasma, kista ini biasanya ada daging di hewan terinfeksi. Parasit darah seperti Anaplasma sp., dan Ehrlichia sp. ditularkan melalui ektoparasit caplak. Caplak yang membawa endoparasit dapat menularkan dari hewan sakit ke hewan yang sehat.

Bagaimana agar hewan peliharaan tidak terserang endoparasit?

Pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan menjaga kebersihan hewan dan lingkungan tempat hewan bermain, selain itu pemberian obat cacing secara teratur mencegah kecacingan pada hewan peliharaan. Pemberian pakan hewan dengan daging matang dan mengurangi pemberian daging mentah akan mencegah terjadinya toxoplasmosis di hewan. Kemudian grooming rutin akan mencegah ektoparasit dalam penularan parasit darah.

Bagaimana cara mengetahui infeksi endoparasit pada hewan?

Diagnosa terhadap endoparasit dapat dilakukan dengan pengecekan feses untuk melihat ada atau tidaknya telur cacing atau kista protozoa, dan pemeriksaan darah untuk melihat ada atau tidaknya parasit darah. Selain itu, diagnosa keberadaan Toxoplasma sp., Anaplasma sp., Ehrlichia sp., dan Giardia sp. bisa menggunakan rapid test dengan penggunaan yang praktis dan mudah. Penanganan-penanganan tersebut hanya dapat dilakukan dokter hewan, segera temui dokter hewan anda jika terdapat gangguan pada hewan peliharaan anda.

KENALI JENIS PARASIT DI KULIT HEWAN PELIHARAAN

KENALI JENIS PARASIT DI KULIT HEWAN PELIHARAAN

Jika hewan peliharaanmu sering menggaruk badan secara berlebihan, bisa jadi mereka terserang parasit kulit. Parasit pengganggu penyebab gatal pada kulit disebut ektoparasit. Kutu merupakan contoh ektoparasit yang menyerang kulit. Selain kutu, terdapat parasit-parasit lain yang dapat menyebabkan gatal pada kulit, sering menggaruk, iritasi di kulit, kulit kemerahan, muncul kerak di luka garukan dan kebotakan rambut.

Biasanya hewan peliharaan yang suka bermain di luar rumah lebih berpeluang terserang ektoparasit. Ektoparasit mempunyai kepentingan terhadap kesehatan hewan dan aspek zoonosis (menular ke manusia). Ektoparasit mengganggu kenyamanan hewan untuk makan dan tidur karena hewan lebih fokus menggaruk agar sensasi gatal hilang. Hewan terserang ektoparasit lama kelamaan dapat menjadi lesu, kehilangan bobot badan, kurus, dan penurunan kekebalan tubuh. Serangan ektoparasit juga mengurangi estetika dari hewan, hewan menjadi kurang enak dipandang.

Kutu

            Kutu dapat ditemukan baik pada anjing maupun kucing. Ada dua jenis kutu yang menyerang hewan peliharaan, yaitu kutu jenis penggigit dan jenis penghisap. Kutu penggigit lebih menyebabkan iritasi kulit seperti kulit gatal dan kulit kemerahan dibandingkan kutu penghisap. Kutu penghisap hidup dengan menghisap darah hewan sehingga dapat menyebabkan anemia pada hewan.

Tungau

            Scabies, demodekosis, dan otitis merupakan beberapa penyakit diakibatkan tungau. Berbeda dengan jenis ektoparasit lain, keberadaan tungau tidak kasat mata karena berukuran sangat kecil.

Pinjal

Bagi pecinta kucing sudah tidak asing dengan pinjal. Pinjal sering ditemukan disela-sela rambut kucing, berwarna hitam, berjalan cepat, suka melompat dan susah ditangkap.

Caplak

            Caplak lebih sering ditemukan pada anjing dibanding kucing. Caplak hidup dengan menghisap darah hewan. Tubuh caplak sangat elastis, caplak yang telah kenyang menghisap darah dapat berukuran berkali-kali lipat dari ukuran normalnya.

Pengobatan dan pencegahan

            Hewan terserang ektoparasit dapat diobati menggunakan bahan-bahan seperti ivermektin, salamectin, fipronil, permetrin, piretroid dan amitraz. Pengobatan hewan membutuhkan kesabaran sampai ektoparasit di hewan hilang.

Pengobatan pada hewan juga perlu ditunjang dengan menjaga kebersihan lingkungan hidup hewan. Ektoparasit diatas mempunyai ciri-ciri bertelur dalam jumlah yang sangat banyak, dari puluhan hingga ribuan. Telur yang ada di lingkungan dapat berkembang menjadi bentuk dewasa. Kebersihan lingkungan dijaga melalui desinfeksi kandang secara teratur untuk menyingkirkan telur-telur yang terselip di celah-celah kandang.